Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat tentang Musa bin Talhah dalam Berita tentang Puasa Tiga Hari dari Bulan
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الأَعْمَشِ، قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ سَامٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ، بِالرَّبَذَةِ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا صُمْتَ شَيْئًا مِنَ الشَّهْرِ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ " .
Diriwayatkan bahwa Musa bin Talhah berkata: "Saya mendengar Abu Dharr, di Ar-Rabadhah, berkata: 'Rasulullah (ﷺ) bersabda: jika kamu ingin berpuasa pada waktu tertentu dalam bulan, maka berpuasalah pada hari ketiga belas, keempat belas, dan kelima belas.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
