Bab Cara Berpuasa Tiga Hari Setiap Bulan dan Penyebutan Perbedaan Para Perawi dalam Hal Itu
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ هُنَيْدَةَ الْخُزَاعِيِّ، عَنْ أُمِّهِ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَأْمُرُ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ أَوَّلِ خَمِيسٍ وَالاِثْنَيْنِ وَالاِثْنَيْنِ .
Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Sa'id Al-Jauhari, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudail, dari Al-Hasan bin Ubaidullah, dari Hunaydah Al-Khuza'i, dari ibunya, dari Umm Salamah, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk berpuasa tiga hari: hari Kamis pertama, dan hari Senin dan Senin."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
