Sunan An-Nasa'i · Kitab Puasa · No. 2316

Bab Penjelasan tentang Firman Allah Yang Maha Agung

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ أَنْبَأَنَا بَكْرٌ، - وَهُوَ ابْنُ مُضَرَ - عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ بُكَيْرٍ، عَنْ يَزِيدَ، مَوْلَى سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ، قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ كَانَ مَنْ أَرَادَ مِنَّا أَنْ يُفْطِرَ وَيَفْتَدِيَ حَتَّى نَزَلَتِ الآيَةُ الَّتِي بَعْدَهَا فَنَسَخَتْهَا .

akhbarana qutaybahu, qala anbaana bakrun, - wahuwa abnu mudhara - an amriw ibni alharitsi, an bukayrin, an yazida, mawla salamaha ibni alakwai an salamaha ibni alakwai, qala lamma nazalat hadzihi alayahu waala adzina yuthiqunahu fidyahun thaamu miskinin kana man arada minna an yufthira wayaftadiya hatta nazalati alayahu ati badaha fanasakhatha.

Diriwayatkan bahwa Salamah bin Al-Akwa berkata: "Ketika ayat ini diturunkan 'Dan bagi orang-orang yang mampu berpuasa dengan kesulitan, (misalnya orang tua), mereka memiliki pilihan (baik untuk berpuasa atau) memberi makan seorang miskin (untuk setiap hari)." Mereka di antara kami yang tidak ingin berpuasa akan membayar fidyah, sampai ayat setelahnya diturunkan dan membatalkan ini."

Penjelasan