Bab Menyebutkan Perbedaan Hisham dan Sa'id tentang Qatadah di Dalamnya
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، قَالَ تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلاَةِ . قُلْتُ زُعِمَ أَنَّ أَنَسًا الْقَائِلُ مَا كَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَالَ قَدْرَ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِينَ آيَةً .
Dari Anas, Zaid bin Thabit berkata: "Kami sahur bersama Rasulullah ﷺ kemudian kami pergi untuk shalat." Saya (salah satu perawi) berkata: "Dikatakan bahwa Anas berkata: 'Berapa lama antara keduanya?' Dia berkata: 'Sebagaimana lama seorang pria membaca lima puluh ayat.'"