Bab Waktu Subuh
HR. Al-Bukhari no. 575Shahih
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ، حَدَّثَهُ أَنَّهُمْ، تَسَحَّرُوا مَعَ النَّبِيِّ ﷺ ثُمَّ قَامُوا إِلَى الصَّلاَةِ. قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ أَوْ سِتِّينَ ـ يَعْنِي آيَةً ـ ح.
Cara baca (latin)
haddatsana amru ibnu ashimin, qala haddatsana hammamun, an qatadaha, an anasin, anna zayda ibna tsabitin, haddatsahu annahum, tasahharu maa annabiyyi tsumma qamu ila asshalahi. qultu kam baynahuma qala qadru khamsina aw sittina yani ayahan h.
Diriwayatkan Anas: Zaid bin Thabit berkata, "Kami melaksanakan sahur (makan sebelum fajar) bersama Nabi ﷺ dan kemudian kami berdiri untuk shalat (pagi)." Saya bertanya kepadanya berapa lama jarak antara keduanya. Dia menjawab, 'Jarak antara keduanya adalah cukup untuk membaca lima puluh hingga enam puluh ayat.'
Belajar nahwu 6 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Jarak antara keduanya adalah cukup untuk membaca lima puluh hingga enam puluh ayat.
Analisis dibantu AI.