Sunan An-Nasa'i · Kitab Thaharah · No. 188

Bab Menyebutkan Apa yang Mengharuskan Ghusl dan Apa yang Tidak Mengharuskannya - Ghusl Orang Kafir Ketika Memeluk Islam

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَغَرِّ، - وَهُوَ ابْنُ الصَّبَّاحِ - عَنْ خَلِيفَةَ بْنِ حُصَيْنٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ عَاصِمٍ، أَنَّهُ أَسْلَمَ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ ﷺ أَنْ يَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ ‏.‏

Diriwayatkan dari Qais bin 'Asim bahwa ia menerima Islam, dan Nabi ﷺ memerintahkannya untuk melakukan Ghusl dengan air dan daun bidara.