Bab Doa untuk Mati
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ، قَالَ دَخَلْتُ عَلَى خَبَّابٍ وَقَدِ اكْتَوَى فِي بَطْنِهِ سَبْعًا وَقَالَ لَوْلاَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَانَا أَنْ نَدْعُوَ بِالْمَوْتِ دَعَوْتُ بِهِ .
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Bashar, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Ismail, ia berkata: "Aku masuk menemui Khabbab ketika ia telah dikhitan di perutnya tujuh kali. Ia berkata: 'Seandainya Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang kami untuk berdoa meminta mati, niscaya aku akan berdoa untuknya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
