Bab Perintah untuk Memohon Ampunan dalam Gerhana
أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَسْرُوقِيُّ، عَنْ أَبِي أُسَامَةَ، عَنْ بُرَيْدٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ فَقَامَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ فَقَامَ حَتَّى أَتَى الْمَسْجِدَ فَقَامَ يُصَلِّي بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ مَا رَأَيْتُهُ يَفْعَلُهُ فِي صَلاَتِهِ قَطُّ ثُمَّ قَالَ " إِنَّ هَذِهِ الآيَاتِ الَّتِي يُرْسِلُ اللَّهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُرْسِلُهَا يُخَوِّفُ بِهَا عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهَا شَيْئًا فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ " .
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa: "Telah terjadi gerhana matahari, dan Rasulullah (ﷺ) berdiri dengan tergesa-gesa, takut jika itu adalah saat kiamat. Beliau pergi ke masjid, di mana beliau berdiri dan shalat dengan berdiri, rukuk, dan sujud untuk waktu yang paling lama yang pernah saya lihat beliau lakukan dalam shalat. Kemudian beliau berkata: 'Tanda-tanda ini yang Allah (SWT) kirimkan tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang, tetapi Allah (SWT) mengirimkannya untuk menakut-nakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sesuatu dari tanda-tanda ini, maka bersegeralah untuk mengingat-Nya, berdoa kepada-Nya, dan memohon ampunan-Nya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
