Larangan Melangkahi Leher Orang di Hadapan Imam pada Hari Jum'at
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ صَالِحٍ، عَنْ أَبِي الزَّاهِرِيَّةِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ، قَالَ كُنْتُ جَالِسًا إِلَى جَانِبِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ جَاءَ رَجُلٌ يَتَخَطَّى رِقَابَ النَّاسِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أَىِ اجْلِسْ فَقَدْ آذَيْتَ " .
Dari Wahb bin Bayan, ia berkata: Ibn Wahb memberitakan kepada kami, ia mendengar Muawiyah bin Shalih dari Abu Az-Zahiriyah, dari Abdullah bin Busr, ia berkata: "Aku sedang duduk di sampingnya pada hari Jum'at dan ia berkata: 'Seorang lelaki datang melangkahi leher orang-orang, lalu Rasulullah SAW bersabda: 'Duduklah, kamu telah mengganggu orang-orang.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
