Bab Salam dengan Kedua Tangan
Shahih oleh Darussalam
akhbarana ahmadu ibnu sulaymana, qala haddatsana ubaydu allahi ibnu musa, qala haddatsana israilu, an furatin alqazzazi, an ubaydi allahi, - wahuwa abnu alqibthiyyahi - an jabiri ibni samuraha, qala shallaytu maa rasuli allahi fakunna idza sallamna qulna biaydina assalamu alaykumu assalamu alaykum - qala - fanazhara ilayna rasulu allahi faqala " ma syanukum tusyiruna biaydikum kaannaha adznabu khaylin syumsin idza sallama ahadukum falyaltafit ila shahibihi wala yumi biyadihi ".
Diriwayatkan bahwa Jabir bin Samurah berkata: "Saya shalat bersama Rasulullah ﷺ dan ketika kami mengucapkan salam, kami biasa mengisyaratkan dengan tangan kami: 'Asalamu alaykum wa rahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat Allah menyertai kalian).' Rasulullah ﷺ melihat kami dan berkata: 'Apa yang terjadi dengan kalian, menunjuk dengan tangan seolah-olah itu adalah ekor kuda liar? Ketika salah satu dari kalian mengucapkan salam, hendaknya ia menoleh kepada temannya dan tidak mengisyaratkan dengan tangannya.'"