Bab Apa yang Dihadapkan kepada Nabi ﷺ dalam Shalat Gerhana tentang Surga dan Neraka
Shahih
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، حَدَّثَنِي مَنْصُورُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أُمِّهِ، صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، أَنَّهَا قَالَتْ فَزِعَ النَّبِيُّ ﷺ يَوْمًا - قَالَتْ تَعْنِي يَوْمَ كَسَفَتِ الشَّمْسُ - فَأَخَذَ دِرْعًا حَتَّى أُدْرِكَ بِرِدَائِهِ فَقَامَ لِلنَّاسِ قِيَامًا طَوِيلاً لَوْ أَنَّ إِنْسَانًا أَتَى لَمْ يَشْعُرْ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ رَكَعَ مَا حَدَّثَ أَنَّهُ رَكَعَ مِنْ طُولِ الْقِيَامِ .
Asma' bint Abu Bakr berkata: Suatu hari Rasulullah ﷺ sangat terkejut (yaitu pada hari ketika matahari mengalami gerhana) sehingga ia (dalam keadaan terburu-buru) mengambil pakaian luar (dari anggota keluarganya yang perempuan) dan kemudian jubahnya dikirimkan kepadanya. Ia berdiri dalam shalat bersama orang-orang untuk waktu yang sangat lama sehingga jika seorang datang, ia tidak menyadari bahwa Rasulullah ﷺ telah melakukan ruku', sebagaimana yang telah diriwayatkan tentang ruku' dalam kaitannya dengan qiyam yang panjang.