Bab Keutamaan Orang yang Berdiri dengan Al-Qur'an dan Mengajarkannya serta Keutamaan Orang yang Mempelajari Hikmah dari Fiqh atau Selainnya, Lalu Mengamalkannya dan Mengajarkannya
Shahih
wahaddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana wakiun, an ismaila, an qaysin, qala qala abdu allahi ibnu masudin h wahaddatsana abnu numayrin, haddatsana abi wamuhammadu ibnu bisyrin, qala haddatsana ismailu, an qaysin, qala samitu abda allahi ibna masudin, yaqulu qala rasulu allahi " la hasada ila fi atsnatayni rajulun atahu allahu malan fasallathahu ala halakatihi fi alhaqqi warajulun atahu allahu hikmahan fahuwa yaqdhi biha wayuallimuha ".
Abdullah bin Mas'ud melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada rasa iri kecuali dalam dua hal: seorang yang telah diberikan Allah harta dan dia menghabiskannya untuk kebaikan, dan (yang lainnya) adalah orang yang telah diberikan Allah hikmah, lalu dia memutuskan perkara dengan hikmah tersebut dan mengajarkannya (kepada orang lain)."