Bab tentang perintah menjaga Al-Qur'an dan larangan mengatakan 'Aku lupa ayat sekian'. Dan boleh mengatakan 'Aku dilupakan'
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّمَا مَثَلُ صَاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ الإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ إِنْ عَاهَدَ عَلَيْهَا أَمْسَكَهَا وَإِنْ أَطْلَقَهَا ذَهَبَتْ " .
'Abdullah b. 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Perumpamaan orang yang menghafal Al-Qur'an adalah seperti unta yang terikat. Jika ia tetap waspada, ia akan dapat mempertahankannya (bersamanya), dan jika ia melepaskan unta yang terikat itu, ia akan melarikan diri."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
