Shahih Muslim · Kitab Masjid dan Tempat Shalat · No. 657

Bab Keutamaan Shalat Isya dan Subuh dalam Jamaah

Shahih

وَحَدَّثَنِي نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ، حَدَّثَنَا بِشْرٌ، - يَعْنِي ابْنَ مُفَضَّلٍ - عَنْ خَالِدٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ، قَالَ سَمِعْتُ جُنْدَبَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلاَ يَطْلُبَنَّكُمُ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَىْءٍ فَيُدْرِكَهُ فَيَكُبَّهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ " .

wahaddatsani nashru ibnu aliyyin aljahdhamiyyu, haddatsana bisyrun, - yani abna mufaddhalin - an khalidin, an anasi ibni sirina, qala samitu jundaba ibna abdi allahi, yaqulu qala rasulu allahi " man shalla asshubha fahuwa fi dzimmahi allahi fala yathlubannakumu allahu min dzimmatihi bisyain fayudrikahu fayakubbahu fi nari jahannama ".

Jundab bin 'Abdullah melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang shalat subuh, ia berada dalam perlindungan Allah. Dan tidak mungkin Allah meminta sesuatu dari kalian dalam hal perlindungan yang Dia jamin dan seseorang tidak mendapatkannya. Ia kemudian akan dijatuhkan ke dalam api neraka."

Penjelasan