Bab Disunnahkannya Berdzikir Setelah Shalat dan Penjelasan Sifatnya
Shahih
wahaddatsana muhammadu ibnu abdi allahi ibni numayrin, haddatsana abi, haddatsana hisyamun, an abi azzubayri, qala kana abnu azzubayri yaqulu fi duburi kulli shalahin hina yusallimu " la ilaha ila allahu wahdahu la syarika lahu lahu almulku walahu alhamdu wahuwa ala kulli syain qadirun la hawla wala quwwaha ila biallahi la ilaha ila allahu wala nabudu ila iyyahu lahu annimahu walahu alfadhlu walahu attsanau alhasanu la ilaha ila allahu mukhlishina lahu addina walaw kariha alkafiruna ". waqala kana rasulu allahi yuhallilu bihinna dubura kulli shalahin.
Abu Zubair melaporkan: Ibn Zubair mengucapkan di akhir setiap shalat setelah mengucapkan salam (kata-kata ini): "Tiada Tuhan selain Allah. Dia sendirian. Tiada sekutu bagi-Nya. Kekuasaan milik-Nya dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain Dia. Kepada-Nya lah segala nikmat, kepada-Nya lah segala karunia, dan kepada-Nya lah pujian yang layak. Tiada Tuhan selain Allah, kepada-Nya kami ikhlas dalam beribadah, meskipun orang-orang kafir membencinya." (Perawi berkata): Dia (Nabi yang Mulia) mengucapkannya di akhir setiap shalat (wajib).