Bab Keseimbangan Rukun Shalat dan Ringannya dalam Kesempurnaan
حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ إِنِّي لاَ آلُو أَنْ أُصَلِّيَ بِكُمْ كَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي بِنَا . قَالَ فَكَانَ أَنَسٌ يَصْنَعُ شَيْئًا لاَ أَرَاكُمْ تَصْنَعُونَهُ كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ انْتَصَبَ قَائِمًا حَتَّى يَقُولَ الْقَائِلُ قَدْ نَسِيَ . وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ السَّجْدَةِ مَكَثَ حَتَّى يَقُولَ الْقَائِلُ قَدْ نَسِيَ .
Thabit melaporkan dari Anas: "Saat memimpin kalian dalam shalat, aku tidak mengurangi apapun dalam shalat. Aku shalat seperti yang aku lihat Rasulullah (ﷺ) memimpin kami." Dia (Thabit) berkata: "Anas biasa melakukan hal yang tidak aku lihat kalian lakukan; ketika dia mengangkat kepalanya dari rukuk, dia berdiri (lama) sehingga orang akan berkata: Dia telah lupa. Dan ketika dia mengangkat kepalanya dari sujud, dia tetap dalam posisi itu, sampai seseorang berkata: Dia telah lupa."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
