Bab Keluarnya Wanita ke Masjid Jika Tidak Menyebabkan Fitnah dan Mereka Tidak Keluar Dalam Keadaan Harum
Shahih
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الأَيْلِيُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي مَخْرَمَةُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ، أَنَّ زَيْنَبَ الثَّقَفِيَّةَ، كَانَتْ تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ أَنَّهُ قَالَ " إِذَا شَهِدَتْ إِحْدَاكُنَّ الْعِشَاءَ فَلاَ تَطَيَّبْ تِلْكَ اللَّيْلَةَ " .
Zainab Thaqafiyah melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda: Jika salah seorang dari kalian (wanita) menghadiri shalat 'Isya, maka janganlah ia memoleskan parfum pada malam itu.