Bab Kewajiban Membaca Al-Fatihah Dalam Setiap Rakaat
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ، قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءً، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ صَلاَةَ إِلاَّ بِقِرَاءَةٍ " . قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَمَا أَعْلَنَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَعْلَنَّاهُ لَكُمْ وَمَا أَخْفَاهُ أَخْفَيْنَاهُ لَكُمْ .
Abu Hurairah melaporkan: Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Seseorang tidak dianggap telah melaksanakan shalat tanpa membaca (Al-Fatihah)." Abu Hurairah berkata: "(Shalat yang) dibaca keras oleh Rasulullah (ﷺ), kami juga membacanya keras untuk kalian (dan shalat yang) beliau baca pelan, kami juga membacanya pelan untuk kalian (sebagai contoh praktis dari shalat Nabi yang Mulia)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
