Bab Kiamat Tidak Akan Terjadi Hingga Daus Menyembah Dhi al-Khalasa
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ، وَأَبُو مَعْنٍ زَيْدُ بْنُ يَزِيدَ الرَّقَاشِيُّ - وَاللَّفْظُ لأَبِي مَعْنٍ - قَالاَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ الْعَلاَءِ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " لاَ يَذْهَبُ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ حَتَّى تُعْبَدَ اللاَّتُ وَالْعُزَّى " . فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُ لأَظُنُّ حِينَ أَنْزَلَ اللَّهُ { هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ} أَنَّ ذَلِكَ تَامًّا قَالَ " إِنَّهُ سَيَكُونُ مِنْ ذَلِكَ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ رِيحًا طَيِّبَةً فَتَوَفَّى كُلَّ مَنْ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةِ خَرْدَلٍ مِنْ إِيمَانٍ فَيَبْقَى مَنْ لاَ خَيْرَ فِيهِ فَيَرْجِعُونَ إِلَى دِينِ آبَائِهِمْ " .
Aisyah melaporkan: Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: Sistem malam dan siang tidak akan berakhir hingga orang-orang menyembah Lat dan 'Uzza. Saya berkata: Wahai Rasulullah, saya pikir ketika Allah menurunkan ayat ini: "Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk yang benar dan agama yang hak, agar Dia dapat mengunggulkannya atas semua agama, meskipun orang-orang musyrik membencinya" (ix. 33), itu menunjukkan bahwa (janji ini) akan terpenuhi. Kemudian Rasulullah bersabda: Itu akan terjadi sesuai kehendak Allah. Kemudian Allah akan mengirimkan angin wangi yang akan menyebabkan setiap orang yang memiliki iman seberat biji mustard akan mati, dan hanya mereka yang tidak memiliki kebaikan di dalamnya yang akan selamat. Dan mereka akan kembali kepada agama nenek moyang mereka.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
