Bab pertanyaan orang Yahudi kepada Nabi tentang ruh dan firman-Nya
Shahih
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, waabdu allahi ibnu saidin alasyajju, - waallafzhu liabdi allahi - qala haddatsana wakiun, haddatsana alamasyu, an abi addhuha, an masruqin, an khabbabin, qala kana li ala alashi ibni wailin daynun faataytuhu ataqadhahu faqala li lan aqdhiyaka hatta takfura bimuhammadin - qala - faqultu lahu inni lan akfura bimuhammadin hatta tamuta tsumma tubatsa. qala wainni lamabutsun min badi almawti fasawfa aqdhika idza rajatu ila malin wawaladin. qala wakiun kadza qala alamasyu qala fanazalat hadzihi alayahu afaraayta adzi kafara biayatina waqala lutayanna malan wawaladan ila qawlihi wayatina fardan
Khabbab melaporkan bahwa Al-`As bin Wa'il berutang kepada saya. Saya datang kepadanya untuk menagih utang tersebut. Dia berkata: Saya tidak akan membayarmu kecuali jika kamu mendustakan Muhammad. Saya berkata: Saya tidak akan mendustakan Muhammad sampai kamu mati dan dibangkitkan kembali. Dia berkata: Ketika saya dibangkitkan setelah mati, saya akan membayar utangmu ketika saya mendapatkan kembali harta dan anak-anak saya. Waki' berkata: Begitulah Al-A'mash meriwayatkan dan pada kesempatan ini ayat ini diturunkan: "Hast thou seen him who disbelieves in Our message and says: I shall certainly be given wealth and children" (xix, 77) hingga "he would come to Us alone" (xix, 80).