Bab Pertanyaan Orang Yahudi kepada Nabi tentang Ruh dan Firman-Nya
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ بَيْنَمَا أَنَا أَمْشِي، مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي حَرْثٍ وَهُوَ مُتَّكِئٌ عَلَى عَسِيبٍ إِذْ مَرَّ بِنَفَرٍ مِنَ الْيَهُودِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ سَلُوهُ عَنِ الرُّوحِ فَقَالُوا مَا رَابَكُمْ إِلَيْهِ لاَ يَسْتَقْبِلُكُمْ بِشَىْءٍ تَكْرَهُونَهُ . فَقَالُوا سَلُوهُ فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُهُمْ فَسَأَلَهُ عَنِ الرُّوحِ - قَالَ - فَأَسْكَتَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ شَيْئًا فَعَلِمْتُ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْهِ - قَالَ - فَقُمْتُ مَكَانِي فَلَمَّا نَزَلَ الْوَحْىُ قَالَ { وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلاَّ قَلِيلاً}
Abdullah (bin Mas'ud) berkata: Ketika saya berjalan bersama Rasulullah (ﷺ) di tanah pertanian dan beliau (Nabi yang Mulia) berjalan dengan bersandar pada sebatang kayu, sekelompok orang Yahudi bertemu dengan beliau. Beberapa dari mereka berkata kepada yang lain: Tanyakanlah kepadanya tentang Ruh. Mereka berkata: Apa keraguan kalian tentangnya? Ada kemungkinan kalian akan bertanya tentang sesuatu (jawabannya) yang tidak kalian sukai. Mereka berkata: Tanyakanlah. Maka salah seorang dari mereka bertanya kepada beliau tentang Ruh. Rasulullah (ﷺ) diam dan tidak memberikan jawaban, dan saya tahu bahwa wahyu sedang diturunkan kepada beliau, maka saya berdiri di tempat saya, dan ketika wahyu itu turun, beliau berkata: "Mereka bertanya kepadamu tentang Ruh. Katakanlah: Ruh itu adalah urusan Tuhanku, dan pengetahuan yang kamu miliki hanyalah sedikit." (QS. Al-Isra: 85)
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
