Bab Dorongan untuk Bertobat dan Kegembiraan atasnya
Shahih
haddatsana yahya ibnu yahya, wajafaru ibnu humaydin, qala jafarun haddatsana waqala, yahya akhbarana ubaydu allahi ibnu iyadi ibni laqithin, an iyadin, ani albarai ibni azibin, qala qala rasulu allahi " kayfa taquluna bifarahi rajulin anfalatat minhu rahilatuhu tajurru zimamaha biardhin qafrin laysa biha thaamun wala syarabun waalayha lahu thaamun wasyarabun fathalabaha hatta syaqqa alayhi tsumma marrat bijidzli syajarahin fataallaqa zimamuha fawajadaha mutaalliqahan bihi ". qulna syadidan ya rasula allahi. faqala rasulu allahi " ama waallahi lallahu asyaddu farahan bitawbahi abdihi mina arrajuli birahilatihi ". qala jafarun haddatsana ubaydu allahi ibnu iyadin an abihi.
Al-Bara' bin 'Azib melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Apa pendapat kalian tentang kegembiraan seseorang yang unta yang dibebani dengan makanan dan minuman hilang dan bergerak di padang pasir yang tidak ada makanan dan minuman, dan ia mencari hingga kelelahan total dan kemudian kebetulan unta itu lewat di dekat batang pohon dan tali pengikatnya terjerat di situ dan ia menemukannya terjerat di sana?" Dia (menanggapi pertanyaan Nabi) berkata: "Rasulullah, dia akan merasa sangat gembira." Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: "Demi Allah, Allah lebih gembira atas pertobatan hamba-Nya daripada orang itu (ketika ia menemukan) untanya yang hilang."