Bab Cara Penciptaan Manusia di Dalam Rahim Ibu dan Penulisan Rizkinya, Umurnya, Amalnya, dan Kebahagiaan serta Kesengsaraannya
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ جَاءَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ بَيِّنْ لَنَا دِينَنَا كَأَنَّا خُلِقْنَا الآنَ فِيمَا الْعَمَلُ الْيَوْمَ أَفِيمَا جَفَّتْ بِهِ الأَقْلاَمُ وَجَرَتْ بِهِ الْمَقَادِيرُ أَمْ فِيمَا نَسْتَقْبِلُ قَالَ " لاَ . بَلْ فِيمَا جَفَّتْ بِهِ الأَقْلاَمُ وَجَرَتْ بِهِ الْمَقَادِيرُ " . قَالَ فَفِيمَ الْعَمَلُ قَالَ زُهَيْرٌ ثُمَّ تَكَلَّمَ أَبُو الزُّبَيْرِ بِشَىْءٍ لَمْ أَفْهَمْهُ فَسَأَلْتُ مَا قَالَ فَقَالَ " اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ " .
Jabir melaporkan bahwa Suriqa bin Malik bin Ju'shuin datang dan berkata: Wahai Rasulullah, jelaskan agama kami kepada kami seolah-olah kami baru saja diciptakan. Apakah amal yang kami lakukan hari ini, apakah itu karena pena-pena telah kering (setelah mencatatnya) dan takdir-takdir telah mulai beroperasi ataukah ini ada efek di masa depan? Kemudian beliau berkata: Pena-pena telah kering dan takdir-takdir telah mulai beroperasi. (Suriqa bin Malik) berkata: Jika demikian, maka apa gunanya melakukan amal baik? Zuhair berkata: Kemudian Abu Zubair mengatakan sesuatu tetapi saya tidak bisa memahaminya dan saya berkata. Apa yang dia katakan? Kemudian dia berkata: Beramallah, karena setiap orang dimudahkan untuk apa yang dia niatkan.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
