Bab Cara Penciptaan Manusia Dalam Rahim Ibu
Shahih
haddatsana muhammadu ibnu abdi allahi ibni numayrin, wazuhayru ibnu harbin, - waallafzhu libni numayrin - qala haddatsana sufyanu ibnu uyaynaha, an amriw ibni dinarin, an abi atthufayli, an hudzayfaha ibni asidin, yablughu bihi annabiyya qala " yadkhulu almalaku ala annuthfahi bada ma tastaqirru fi arrahimi biarbaina aw khamsahin waarbaina laylahan fayaqulu ya rabbi asyaqiyyun aw saidun fayuktabani fayaqulu a rabbi adzakarun aw untsa fayuktabani wayuktabu amaluhu waatsaruhu waajaluhu warizquhu tsumma tuthwa asshuhufu fala yuzadu fiha wala yunqashu ".
Hudhaifa bin Usaid melaporkan langsung dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda: "Ketika setetes (sperma) berada di dalam rahim selama empat puluh atau empat puluh lima malam, malaikat datang dan berkata: 'Ya Tuhanku, apakah dia akan baik atau jahat?' Dan kedua hal ini akan dicatat. Kemudian malaikat berkata: 'Ya Tuhanku, apakah dia laki-laki atau perempuan?' Dan kedua hal ini juga dicatat. Dan amal perbuatannya, tindakannya, kematian, dan rezekinya; semua ini juga dicatat. Kemudian dokumen takdirnya digulung dan tidak ada penambahan atau pengurangan darinya.