Bab Siapa yang Dilaknat atau Dihina oleh Nabi ﷺ
Shahih
haddatsani zuhayru ibnu harbin, waabu manin arraqasyiyyu - waallafzhu lizuhayrin - qala haddatsana umaru, ibnu yunusa haddatsana ikrimahu ibnu ammarin, haddatsana ishaqu ibnu abi thalhaha, haddatsani anasu ibnu malikin, qala kanat inda ummi sulaymin yatimahun wahiya ummu anasin faraa rasulu allahi alyatimaha faqala " anti hiyah laqad kabirti la kabira sinnuki ". farajaati alyatimahu ila ummi sulaymin tabki faqalat ummu sulaymin ma laki ya ibunayyahu qalati aljariyahu daa alaa nabiyyu allahi an la yakbara sinni falana la yakbaru sinni abadan - aw qalat qarni - fakharajat ummu sulaymin mustajilahan talutsu khimaraha hatta laqiyat rasula allahi faqala laha rasulu allahi " ma laki ya umma sulaymin ". faqalat ya nabiyya allahi adaawta ala yatimati qala " wama dzaki ya umma sulaymin ". qalat zaamat annaka daawta an la yakbara sinnuha wala yakbara qarnuha - qala - fadhahika rasulu allahi tsumma qala " ya umma sulaymin ama talamina anna syarthi ala rabbi anni asytarathtu ala rabbi faqultu innama ana basyarun ardha kama yardha albasyaru waaghdhabu kama yaghdhabu albasyaru faayyuma ahadin daawtu alayhi min ummati bidawahin laysa laha biahlin an tajalaha lahu thahuran wazakahan waqurbahan yuqarribuhu biha minhu yawma alqiyamahi ". waqala abu manin yutayyimahun. biattashghiri fi almawadhii attsalatsahi mina alhaditsi.
Anas bin Malik melaporkan bahwa ada seorang gadis yatim di Umm Sulaim (yang merupakan ibu Anas). Rasulullah ﷺ melihat gadis yatim itu dan berkata: Wahai, kamu; kamu telah tumbuh dewasa. Semoga kamu tidak bertambah tua! Gadis itu kembali kepada Umm Sulaim sambil menangis. Umm Sulaim berkata: Wahai putriku, ada apa denganmu? Dia berkata: Rasulullah ﷺ telah mengutukku agar aku tidak tumbuh dewasa dan dengan demikian aku tidak akan pernah tumbuh dewasa, atau dia berkata, dalam (panjang) hidupku. Umm Sulaim keluar dengan cepat membungkus penutup kepalanya hingga dia bertemu Rasulullah ﷺ. Dia berkata kepadanya: Umm Sulaim, ada apa denganmu? Dia berkata: Wahai Rasulullah, engkau telah mengutuk gadis yatimku. Dia berkata: Umm Sulaim, apa itu? Dia berkata: Dia (gadis yatim) menyatakan bahwa engkau telah mengutuknya dengan mengatakan bahwa dia tidak akan tumbuh dewasa atau tumbuh dalam hidupnya. Rasulullah ﷺ tersenyum dan kemudian berkata: Umm Sulaim, tidakkah kamu tahu bahwa aku telah membuat syarat ini dengan Tuhanku. Dan syarat dengan Tuhanku adalah bahwa aku berkata kepada-Nya: Aku adalah manusia dan aku senang sebagaimana manusia senang dan aku marah sebagaimana manusia marah, jadi bagi siapa pun dari umatku yang aku kutuk dan dia sama sekali tidak pantas, biarkan itu, ya Tuhanku, dijadikan sumber penyucian dan kesucian dan kedekatan kepada (Allah) pada Hari Kebangkitan.