Bab Pengharaman Zalim
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا بُرَيْدُ بْنُ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُمْلِي لِلظَّالِمِ فَإِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ " . ثُمَّ قَرَأَ { وَكَذَلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَى وَهِيَ ظَالِمَةٌ إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَدِيدٌ}
Abu Musa melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Sesungguhnya Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia, memberi tenggang waktu kepada orang yang zalim. Tetapi ketika Dia menimpakan hukuman kepadanya, Dia tidak akan melepaskannya. Kemudian beliau membaca ayat: 'Demikianlah azab Tuhanmu ketika Dia mengazab negeri-negeri yang penduduknya berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya sangat pedih dan keras.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
