Bab Keutamaan Abu Musa dan Abu Amir Al-Ash'ari
Shahih
haddatsana abu amirin alasyariyyu, waabu kuraybin jamian an abi usamaha, qala abu amirin haddatsana abu usamaha, haddatsana buraydun, an jaddihi abi burdaha, an abi musa, qala kuntu inda annabiyyi wahuwa nazilun bialjiranahi bayna makkaha waalmadinahi wamaahu bilalun faata rasula allahi rajulun arabiyyun faqala ala tunjizu li ya muhammadu ma waadtani faqala lahu rasulu allahi " absyir ". faqala lahu alarabiyyu aktsarta alaa min " absyir ". faaqbala rasulu allahi ala abi musa wabilalin kahayahi alghadhbani faqala " inna hadza qad radda albusyra faqbala antuma ". faqala qabilna ya rasula allahi. tsumma daa rasulu allahi biqadahin fihi maun faghasala yadayhi wawajhahu fihi wamajja fihi tsumma qala " asyraba minhu waafrigha ala wujuhikuma wanuhurikuma waabsyira ". faakhadza alqadaha fafaala ma amarahuma bihi rasulu allahi fanadathuma ummu salamaha min warai assitri afdhila lummikuma mimma fi inaikuma. faafdhala laha minhu thaifahan.
Abu Amir Al-Ash'ari dan Abu Kuraib keduanya telah menceritakan kepada kami dari Abu Usamah, ia berkata: Abu Amir telah menceritakan kepada kami, Abu Usamah telah menceritakan kepada kami dari Buraid, dari kakeknya Abu Burdah, dari Abu Musa, ia berkata: "Aku berada di sisi Nabi ﷺ ketika beliau berada di Ji'rana antara Mekah dan Madinah, dan bersama beliau ada Bilal. Lalu datanglah kepada Nabi ﷺ seorang Arab Badui, dan ia berkata: "Tidakkah engkau menepati janjimu, wahai Muhammad?" Nabi ﷺ berkata kepadanya: "Bergembiralah." Lalu Arab Badui itu berkata: "Engkau terlalu banyak memberi kabar gembira kepadaku." Kemudian Nabi ﷺ menghadap kepada Abu Musa dan Bilal dengan tampak marah dan berkata: "Sesungguhnya dia telah menolak kabar gembira, tetapi kalian berdua harus menerimanya." Kami berkata: "Wahai Rasulullah, kami telah menerimanya dengan senang hati." Kemudian Nabi ﷺ memanggil sebuah cangkir yang berisi air, lalu beliau mencuci tangan dan wajahnya di dalamnya, dan meludah ke dalamnya, kemudian beliau berkata: "Minumlah darinya dan tuangkan ke wajah dan dada kalian dan bergembiralah." Mereka mengambil cangkir itu dan melakukan apa yang diperintahkan Nabi ﷺ. Kemudian Umm Salamah memanggil dari balik tirai: "Sisakan sedikit air dalam wadah kalian untuk ibumu juga," dan mereka pun memberikan sedikit air yang disisakan untuknya.