Bab Keutamaan Anas bin Malik
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ أَتَى عَلَىَّ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَنَا أَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ - قَالَ - فَسَلَّمَ عَلَيْنَا فَبَعَثَنِي إِلَى حَاجَةٍ فَأَبْطَأْتُ عَلَى أُمِّي فَلَمَّا جِئْتُ قَالَتْ مَا حَبَسَكَ قُلْتُ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِحَاجَةٍ . قَالَتْ مَا حَاجَتُهُ قُلْتُ إِنَّهَا سِرٌّ . قَالَتْ لاَ تُحَدِّثَنَّ بِسِرِّ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَحَدًا . قَالَ أَنَسٌ وَاللَّهِ لَوْ حَدَّثْتُ بِهِ أَحَدًا لَحَدَّثْتُكَ يَا ثَابِتُ .
Anas melaporkan: Rasulullah (ﷺ) datang kepada saya ketika saya sedang bermain dengan teman-teman. Beliau memberi salam dan mengutus saya untuk suatu keperluan dan saya terlambat pergi kepada ibu saya. Ketika saya datang kepadanya, dia berkata: Apa yang menahanku? Saya berkata: Rasulullah (ﷺ) mengutus saya untuk suatu keperluan. Dia berkata: Apa tujuannya? Saya berkata: Itu adalah sesuatu yang rahasia. Maka dia berkata: Janganlah kamu mengungkapkan rahasia Rasulullah (ﷺ) kepada siapa pun. Anas berkata: Demi Allah, jika saya mengungkapkannya kepada siapa pun, maka, wahai Thabit, saya akan mengungkapkannya kepadamu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
