Bab Disunnahkan Memanjangkan Al-Ghurrah dan Al-Tahjil dalam Wudhu
Shahih
haddatsana suwaydu ibnu saidin, wabnu abi umara, jamian an marwana alfazariyyi, - qala abnu abi umara haddatsana marwanu, - an abi malikin alasyjaiyyi, sadi ibni thariqin an abi hazimin, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " inna hawdhi abadu min aylaha min adanin lahuwa asyaddu bayadhan mina attsalji waahla mina alasali biallabani walaniyatuhu aktsaru min adadi annujumi wainni lashuddu annasa anhu kama yashuddu arrajulu ibila annasi an hawdhihi ". qalu ya rasula allahi atarifuna yawmaidzin qala " naam lakum sima laysat lahadin mina alumami tariduna alaa ghurran muhajjalina min atsari alwudhui ".
Abu Huraira melaporkan: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Hawdi (kolamku) lebih luas dari jarak antara Aila dan Aden, dan airnya lebih putih dari es dan lebih manis dari madu yang dicampur susu, dan cangkirnya lebih banyak dari jumlah bintang. Sesungguhnya aku akan mencegah orang-orang (yang tidak beriman) darinya sebagaimana seorang lelaki mencegah unta-unta orang dari kolamnya. Mereka berkata: Wahai Rasulullah, apakah engkau akan mengenali kami pada hari itu? Dia berkata: Ya, kalian akan memiliki tanda-tanda yang tidak dimiliki oleh satu pun dari umat-umat lain; kalian akan datang kepadaku dengan dahi yang bersinar dan tangan serta kaki yang bercahaya karena bekas wudhu."