Shahih Muslim · Kitab Salam · No. 2245

Bab Keutamaan Memberi Minum Hewan yang Terhormat dan Memberinya Makan

Shahih

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الأَحْمَرُ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ " أَنَّ امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِي يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا " .

haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana abu khalidin alahmaru, an hisyamin, an muhammadin, an abi hurayraha, ani annabiyyi " anna amraahan baghiyyan raat kalban fi yawmin harrin yuthifu bibirin qad adlaa lisanahu mina alathasyi fanazaat lahu bimuqiha faghufira laha ".

Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (semoga damai besertanya) bersabda: Seorang pelacur melihat seekor anjing yang bergerak di sekitar sumur pada hari yang panas dan menjulurkan lidahnya karena kehausan. Dia mengambil air untuknya dengan sepatunya dan dia diampuni (atas perbuatannya ini).

Penjelasan