Shahih Muslim · Kitab Iman · No. 215

Bab Persahabatan dengan Orang Beriman dan Memutuskan Hubungan dengan Selain Mereka

Shahih

حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ، عَنْ قَيْسٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ جِهَارًا غَيْرَ سِرٍّ يَقُولُ " أَلاَ إِنَّ آلَ أَبِي - يَعْنِي فُلاَنًا - لَيْسُوا لِي بِأَوْلِيَاءَ إِنَّمَا وَلِيِّيَ اللَّهُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ " .

haddatsani ahmadu ibnu hanbalin, haddatsana muhammadu ibnu jafarin, haddatsana syubahu, an ismaila ibni abi khalidin, an qaysin, an amriw ibni alashi, qala samitu rasula allahi jiharan ghayra sirrin yaqulu " ala inna ala abi - yani fulanan - laysu li biawliyaa innama waliyyiya allahu washalihu almuminina ".

'Amr bin 'As melaporkan: Saya mendengar dari Rasulullah ﷺ dengan suara keras dan tidak rahasia: 'Ketahuilah! Keturunan ayahku, yaitu si Fulan, bukanlah sahabatku. Sesungguhnya Allah dan orang-orang beriman yang saleh adalah sahabatku.'

Penjelasan