Shahih Muslim · Kitab Pakaian dan Perhiasan · No. 2101

Bab Larangan bagi Pria Mengenakan Zafaran

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَأَبُو الرَّبِيعِ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا حَمَّادُ، بْنُ زَيْدٍ وَقَالَ الآخَرَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ نَهَى عَنِ التَّزَعْفُرِ . قَالَ قُتَيْبَةُ قَالَ حَمَّادٌ يَعْنِي لِلرِّجَالِ .

haddatsana yahya ibnu yahya, waabu arrabii, waqutaybahu ibnu saidin, qala yahya akhbarana hammadu, ibnu zaydin waqala alakharani haddatsana hammadun, an abdi alazizi ibni shuhaybin, an anasi ibni malikin, anna annabiyya naha ani attazafuri. qala qutaybahu qala hammadun yani lilrrijali.

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, dan Abu Ar-Rabi', dan Qutaibah bin Sa'id, mereka berkata: Yahya telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Zaid, dan yang lainnya telah mengabarkan kepada kami Hammad, dari Abdul Aziz bin Suhaib, dari Anas bin Malik, bahwa Nabi ﷺ melarang men-dye (pakaian atau rambut) dengan warna safron. Hammad berkata bahwa ini berlaku untuk pria saja.

Penjelasan