Shahih Muslim · Kitab Pakaian dan Perhiasan · No. 2099

Bab Larangan Makan dengan Tangan Kiri, Berjalan dengan Satu Sandal, dan Menutup Diri dengan Satu Pakaian

Shahih

وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ، - فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ - عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ نَهَى أَنْ يَأْكُلَ الرَّجُلَ بِشِمَالِهِ أَوْ يَمْشِيَ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ وَأَنْ يَشْتَمِلَ الصَّمَّاءَ وَأَنْ يَحْتَبِيَ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ كَاشِفًا عَنْ فَرْجِهِ .

wahaddatsana qutaybahu ibnu saidin, an maliki ibni anasin, - fima quria alayhi - an abi azzubayri, an jabirin, anna rasula allahi naha an yakula arrajula bisyimalihi aw yamsyiya fi nalin wahidahin waan yasytamila asshammaa waan yahtabiya fi tsawbin wahidin kasyifan an farjihi.

Jabir melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ melarang seorang pria untuk makan dengan tangan kiri atau berjalan dengan satu sandal atau membungkus dirinya sepenuhnya tanpa memberikan celah untuk lengan (keluar) atau bersandar saat duduk dengan satu pakaian yang membungkus lututnya yang dapat mengekspos bagian pribadinya.

Penjelasan