Bab Disunnahkan Menjilati Jari dan Piring
HR. Muslim no. 2035Shahih
وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي فِي أَيَّتِهِنَّ الْبَرَكَةُ " .
Cara baca (latin)
wahaddatsani muhammadu ibnu hatimin, haddatsana bahzun, haddatsana wuhaybun, haddatsana suhaylun, an abihi, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " idza akala ahadukum falyalaq ashabiahu fainnahu la yadri fi ayyatihinna albarakahu ".
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Ketika salah satu dari kalian makan makanan, hendaknya ia menjilati jarinya, karena ia tidak tahu di bagian mana dari makanan yang menempel di jarinya terdapat berkah.