Bab Penjelasan Bahwa Siapa yang Mati dalam Kekufuran Maka Dia di Neraka dan Tidak Ada Syafaat untuknya dan Tidak Bermanfaat Kekerabatan dari Orang-orang yang Dekat
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ رَجُلاً، قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيْنَ أَبِي قَالَ " فِي النَّارِ " . فَلَمَّا قَفَّى دَعَاهُ فَقَالَ " إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ " .
Anas melaporkan: Sesungguhnya, seorang berkata: Wahai Rasulullah, di mana ayahku? Dia berkata: (Dia) di neraka. Ketika dia berpaling, dia (Nabi yang Mulia) memanggilnya dan berkata: Sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
