Shahih Muslim · Kitab Kurban · No. 1970

Bab Penjelasan Larangan Memakan Daging Kurban Setelah Tiga Hari di Awal Islam dan Penjelasan Nasakhnya dan Diperbolehkannya Sampai Kapan Saja

Shahih

وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا لَيْثٌ، ح وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ، أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ أَنَّهُ قَالَ " لاَ يَأْكُلْ أَحَدٌ مِنْ لَحْمِ أُضْحِيَّتِهِ فَوْقَ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ " .

wahaddatsana qutaybahu ibnu saidin, haddatsana laytsun, h wahaddatsani muhammadu ibnu rumhin, akhbarana allaytsu, an nafiin, ani abni umara, ani annabiyyi annahu qala " la yakul ahadun min lahmi udhhiyyatihi fawqa tsalatsahi ayyamin ".

Ibn 'Umar melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak boleh salah seorang di antara kalian memakan daging hewan kurbannya lebih dari tiga hari."

Penjelasan