Shahih Muslim · Kitab Kurban · No. 1968

Bab Kebolehan Menyembelih dengan Apa Saja yang Mengalirkan Darah Kecuali Gigi dan Kuku serta Tulang Lainnya

Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى الْعَنَزِيُّ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ سُفْيَانَ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا لاَقُو الْعَدُوِّ غَدًا وَلَيْسَتْ مَعَنَا مُدًى قَالَ ﷺ " أَعْجِلْ أَوْ أَرْنِي مَا أَنْهَرَ الدَّمَ وَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ فَكُلْ لَيْسَ السِّنَّ وَالظُّفُرَ وَسَأُحَدِّثُكَ أَمَّا السِّنُّ فَعَظْمٌ وَأَمَّا الظُّفُرُ فَمُدَى الْحَبَشَةِ " . قَالَ وَأَصَبْنَا نَهْبَ إِبِلٍ وَغَنَمٍ فَنَدَّ مِنْهَا بَعِيرٌ فَرَمَاهُ رَجُلٌ بِسَهْمٍ فَحَبَسَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِنَّ لِهَذِهِ الإِبِلِ أَوَابِدَ كَأَوَابِدِ الْوَحْشِ فَإِذَا غَلَبَكُمْ مِنْهَا شَىْءٌ فَاصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا " .

haddatsana muhammadu ibnu almutsanna alanaziyyu, haddatsana yahya ibnu saidin, an sufyana, haddatsani abi, an abayaha ibni rifaaha ibni rafii ibni khadijin, an rafii ibni khadijin, qultu ya rasula allahi inna laqu aladuwwi ghadan walaysat maana mudan qala " ajil aw arni ma anhara addama wadzukira asmu allahi fakul laysa assinna waazzhufura wasauhadditsuka amma assinnu faazhmun waamma azzhufuru famuda alhabasyahi ". qala waashabna nahba ibilin waghanamin fanadda minha bairun faramahu rajulun bisahmin fahabasahu faqala rasulu allahi " inna lihadzihi alibili awabida kaawabidi alwahsyi faidza ghalabakum minha syaun fashnau bihi hakadza ".

Telah diriwayatkan dari Rafi' bin Khadij, ia berkata: "Wahai Rasulullah, kami akan menghadapi musuh besok dan kami tidak memiliki pisau." Rasulullah ﷺ bersabda: "Segeralah atau berhati-hatilah (dalam membuat persiapan untuk mendapatkan pisau) yang dapat mengalirkan darah dan menyebut nama Allah. Maka makanlah, kecuali gigi dan kuku. Dan saya akan memberitahu Anda mengapa tidak diperbolehkan menyembelih hewan dengan gigi dan tulang; dan mengenai kuku, itu adalah tulang, dan tulang adalah pisau orang Habsyi." Ia (perawi) berkata: "Kami mendapatkan rampasan unta dan domba, dan salah satu unta di antara mereka menjadi liar. Seorang di antara kami melemparnya dengan anak panah yang membuatnya terkendali. Lalu Rasulullah ﷺ bersabda: "Unta ini menjadi liar seperti binatang buas, jadi jika Anda menemukan binatang yang liar, lakukanlah hal yang sama dengan itu."

Penjelasan