Shahih Muslim · Kitab Kepemimpinan · No. 1857

Bab Disunnahkannya Membai'at Imam Perang Saat Hendak Berperang dan Penjelasan Bai'at Ridwan di Bawah Pohon

Shahih

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرٍو، - يَعْنِي ابْنَ مُرَّةَ - حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي أَوْفَى، قَالَ كَانَ أَصْحَابُ الشَّجَرَةِ أَلْفًا وَثَلاَثَمِائَةٍ وَكَانَتْ أَسْلَمُ ثُمُنَ الْمُهَاجِرِينَ .

haddatsana ubaydu allahi ibnu muadzin, haddatsana abi, haddatsana syubahu, an amrinw, - yani abna murraha - haddatsani abdu allahi ibnu abi awfa, qala kana ashhabu assyajarahi alfan watsalatsamiahin wakanat aslamu tsumuna almuhajirina.

Telah diriwayatkan dari Abdullah bin Abu Aufa yang berkata: Para Sahabat Pohon (yaitu mereka yang membai'at di bawah pohon) berjumlah seribu tiga ratus, dan orang-orang dari suku Aslam adalah sepertiga dari para Muhajirin.

Penjelasan