Bab Kewajiban Menaati Para Pemimpin dalam Hal yang Tidak Maksiat dan Mengharamkannya dalam Hal Maksiat
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَابْنُ، بَشَّارٍ - وَاللَّفْظُ لاِبْنِ الْمُثَنَّى - قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ، بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّعليه وسلم بَعَثَ جَيْشًا وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ رَجُلاً فَأَوْقَدَ نَارًا وَقَالَ ادْخُلُوهَا . فَأَرَادَ نَاسٌ أَنْ يَدْخُلُوهَا وَقَالَ الآخَرُونَ إِنَّا قَدْ فَرَرْنَا مِنْهَا . فَذُكِرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ لِلَّذِينَ أَرَادُوا أَنْ يَدْخُلُوهَا " لَوْ دَخَلْتُمُوهَا لَمْ تَزَالُوا فِيهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ " . وَقَالَ لِلآخَرِينَ قَوْلاً حَسَنًا وَقَالَ " لاَ طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ " .
Telah diriwayatkan dari Abu 'Abd al-Rahman dari 'Ali bahwa Rasulullah (ﷺ) mengutus sebuah pasukan (dalam sebuah misi) dan mengangkat seorang lelaki sebagai pemimpin mereka. Dia menyalakan api dan berkata: Masuklah ke dalamnya. Beberapa orang berniat untuk masuk ke dalamnya (melaksanakan perintah pemimpin mereka), tetapi yang lainnya berkata: Kami telah melarikan diri dari api itu (itulah sebabnya kami masuk Islam). Perkara ini dilaporkan kepada Rasulullah (ﷺ). Dia berkata kepada mereka yang mempertimbangkan untuk masuk (ke dalam api atas perintah pemimpin mereka): Jika kalian masuk ke dalamnya, kalian akan tetap di sana hingga Hari Kiamat. Dia memuji tindakan kelompok yang terakhir dan berkata: Tidak ada ketaatan dalam hal yang melanggar perintah Allah. Ketaatan hanya wajib dalam hal yang baik (dan wajar).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
