Bab Siapa yang Terkena Suatu Urusan Lalu Masuk Urusan Lain
وَحَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ الضُّبَعِيُّ، حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ بْنُ أَسْمَاءَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ نَادَى فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ انْصَرَفَ عَنِ الأَحْزَابِ " أَنْ لاَ يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الظُّهْرَ إِلاَّ فِي بَنِي قُرَيْظَةَ " . فَتَخَوَّفَ نَاسٌ فَوْتَ الْوَقْتِ فَصَلُّوا دُونَ بَنِي قُرَيْظَةَ . وَقَالَ آخَرُونَ لاَ نُصَلِّي إِلاَّ حَيْثُ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَإِنْ فَاتَنَا الْوَقْتُ قَالَ فَمَا عَنَّفَ وَاحِدًا مِنَ الْفَرِيقَيْنِ .
Abdullah berkata: Pada hari dia kembali dari Perang Ahzab, Rasulullah (ﷺ) mengumumkan kepada kami bahwa tidak ada seorang pun yang boleh melaksanakan shalat Dhuhur kecuali di kawasan Banu Quraiza. Sebagian orang, karena takut waktu shalat akan habis, melaksanakan shalat sebelum mencapai jalan Banu Quraiza. Orang-orang lainnya berkata: Kami tidak akan melaksanakan shalat kecuali di tempat yang diperintahkan oleh Rasulullah (ﷺ) meskipun waktu habis. Ketika beliau mengetahui perbedaan pandangan di antara dua kelompok tersebut, Rasulullah (ﷺ) tidak menyalahkan salah satu dari kedua kelompok itu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
