Bab Kebolehan Memotong dan Membakar Pohon-pohon Kafir
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَمُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ، قَالاَ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، ح وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ، سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَرَّقَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيرِ وَقَطَعَ وَهِيَ الْبُوَيْرَةُ . زَادَ قُتَيْبَةُ وَابْنُ رُمْحٍ فِي حَدِيثِهِمَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ}
Diriwayatkan dari Abdullah bahwa Rasulullah (ﷺ) memerintahkan untuk membakar dan memotong pohon-pohon kurma Banu Nadir. Pohon-pohon ini berada di Buwaira. Qutaibah dan Ibn Rumh dalam versi mereka menambahkan: Maka Allah, Yang Maha Agung dan Maha Tinggi, menurunkan ayat: "Apa saja pohon yang kalian tebang atau kalian biarkan berdiri di atas akarnya, itu adalah dengan izin Allah agar Dia dapat menghinakan orang-orang yang fasik."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
