Bab Mengharamkan Kezaliman dan Merampas Tanah
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ يَأْخُذُ أَحَدٌ شِبْرًا مِنَ الأَرْضِ بِغَيْرِ حَقِّهِ إِلاَّ طَوَّقَهُ اللَّهُ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ " .
Abu Huraira (semoga Allah meridhoi dia) melaporkan bahwa Rasulullah (semoga keselamatan dan berkah Allah tercurah kepadanya) bersabda: "Seseorang tidak boleh mengambil seukuran tanah tanpa memiliki hak yang sah, jika tidak, Allah akan memakaikannya (di lehernya) tujuh bumi pada Hari Kebangkitan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
