Bab Perintah untuk Membunuh Anjing dan Penjelasan Pembatalannya serta Penjelasan Larangan Memeliharanya Kecuali untuk Berburu atau Pertanian atau Ternak
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ، حَدَّثَنَا رَوْحٌ، ح وَحَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، أَخْبَرَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقَتْلِ الْكِلاَبِ حَتَّى إِنَّ الْمَرْأَةَ تَقْدَمُ مِنَ الْبَادِيَةِ بِكَلْبِهَا فَنَقْتُلُهُ ثُمَّ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ قَتْلِهَا وَقَالَ " عَلَيْكُمْ بِالأَسْوَدِ الْبَهِيمِ ذِي النُّقْطَتَيْنِ فَإِنَّهُ شَيْطَانٌ " .
Abu Zubair mendengar Jabir bin Abdullah (semoga Allah meridhainya) mengatakan: Rasulullah (ﷺ) memerintahkan kami untuk membunuh anjing, dan kami melaksanakan perintah ini sehingga kami juga membunuh anjing yang datang dengan seorang wanita dari padang pasir. Kemudian Rasulullah (ﷺ) melarang pembunuhan mereka. Beliau (Nabi (ﷺ)) lebih lanjut berkata: "Adalah kewajiban kalian untuk (memelihara) anjing yang hitam legam (dengan dua titik di matanya), karena ia adalah setan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
