Bab Larangan Menjual Buah Sebelum Jelas Keadaannya Tanpa Syarat Pemotongan

HR. Muslim no. 1538Shahih

حَدَّثَنِي أَبُو كُرَيْبٍ، مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ أَبِي، نُعْمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لاَ تَبْتَاعُوا الثِّمَارَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلاَحُهَا " .

Cara baca (latin)

haddatsani abu kuraybin, muhammadu ibnu alalai haddatsana muhammadu ibnu fudhaylin, an abihi, ani abni abi, numin an abi hurayraha, qala qala rasulu allahi " la tabtau attsimara hatta yabduwa shalahuha ".

Dari Abu Hurairah (semoga Allah meridhainya) bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kalian menjual buah-buahan hingga keadaannya menjadi jelas."

Belajar nahwu 6 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Janganlah kalian menjual buah-buahan hingga keadaannya menjadi jelas.

1/6

لاَ

janganlah

Harf kata depan / sambung

Huruf nahi (larangan) yang berfungsi untuk melarang dan menjazmkan fi'il mudhari'.

Analisis dibantu AI.