Shahih Muslim · Kitab Pembebasan · No. 1507

Bab Mengharamkan Menjadi Pelindung Budak yang Bukan Miliknya

Shahih

وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ كَتَبَ النَّبِيُّ ﷺ عَلَى كُلِّ بَطْنٍ عُقُولَهُ ثُمَّ كَتَبَ " أَنَّهُ لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَتَوَالَى مَوْلَى رَجُلٍ مُسْلِمٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِ " . ثُمَّ أُخْبِرْتُ أَنَّهُ لَعَنَ فِي صَحِيفَتِهِ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ .

wahaddatsani muhammadu ibnu rafiin, haddatsana abdu arrazzaqi, akhbarana abnu jurayjin, akhbarani abu azzubayri, annahu samia jabira ibna abdi allahi, yaqulu kataba annabiyyu ala kulli bathnin uqulahu tsumma kataba " annahu la yahillu limuslimin an yatawaal mawla rajulin muslimin bighayri idznihi ". tsumma ukhbirtu annahu laana fi shahifatihi man faala dzalika.

Jabir bin Abdullah (semoga Allah meridhoi mereka) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ mewajibkan setiap suku untuk membayar diyat; kemudian beliau juga menjelaskan bahwa tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim untuk menjadikan dirinya sebagai pelindung (budak yang dimerdekakan oleh Muslim lain) tanpa izinnya. Dia (perawi) menambahkan: Aku diberitahu bahwa beliau (Nabi yang Mulia) melaknat orang yang melakukan itu (dan itu dicatat) dalam sahifahnya.

Penjelasan