Bab Ancaman bagi Siapa yang Mengambil Hak Seorang Muslim dengan Sumpah yang Dosa
Shahih
haddatsana qutaybahu ibnu saidin, waabu bakri ibnu abi syaybaha wahannadu ibnu assariyyi waabu ashimin alhanafiyyu - waallafzhu liqutaybaha - qalu haddatsana abu alahwashi, an simakin, an alqamaha ibni wailin, an abihi, qala jaa rajulun min hadhramawta warajulun min kindaha ila annabiyyi faqala alhadhramiyyu ya rasula allahi inna hadza qad ghalabani ala ardhin li kanat labi. faqala alkindiyyu hiya ardhi fi yadi azrauha laysa lahu fiha haqqun. faqala rasulu allahi lilhadhramiyyi " alaka bayyinahun ". qala la. qala " falaka yaminuhu ". qala ya rasula allahi inna arrajula fajirun la yubali ala ma halafa alayhi walaysa yatawarrau min syain. faqala " laysa laka minhu ila dzalika " fanthalaqa liyahlifa faqala rasulu allahi lamma adbara " ama lain halafa ala malihi liyakulahu zhulman layalqayanna allaha wahuwa anhu muridhun ".
Diriwayatkan dari Wail bahwa ada seorang dari Hadramaut dan seorang dari Kinda datang kepada Rasulullah ﷺ. Orang yang datang dari Hadramaut berkata: "Wahai Rasulullah, orang ini telah mengambil alih tanah saya yang dulunya milik ayah saya." Orang yang datang dari Kinda membantah: "Ini adalah tanah saya dan ada di tangan saya; saya mengolahnya. Dia tidak memiliki hak di atasnya." Rasulullah ﷺ berkata kepada orang Hadramaut: "Apakah kamu memiliki bukti?" Dia menjawab tidak. Rasulullah ﷺ berkata: "Kalau begitu, kasusmu harus diputuskan berdasarkan sumpahnya." Dia berkata: "Wahai Rasulullah, orang ini adalah seorang pendusta dan tidak peduli dengan apa yang dia sumpahkan dan tidak takut pada apapun." Rasulullah ﷺ berkata: "Maka tidak ada yang bisa kamu lakukan selain itu." Orang (dari Kinda) pergi untuk bersumpah. Ketika dia membelakangi, Rasulullah ﷺ berkata: "Jika dia bersumpah demi hartanya untuk memakannya secara zalim, dia pasti akan menemui Tuhannya dalam keadaan Dia berpaling darinya."