Shahih Muslim · Kitab Haji · No. 1322

Bab Kebolehan Mengendarai Unta Kurban bagi yang Membutuhkannya

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ رَأَى رَجُلاً يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ " ارْكَبْهَا " . قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا بَدَنَةٌ . فَقَالَ " ارْكَبْهَا وَيْلَكَ " . فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ .

haddatsana yahya ibnu yahya, qala qaratu ala malikin an abi azzinadi, ani alaraji, an abi hurayraha, anna rasula allahi raa rajulan yasuqu badanahan faqala " arkabha ". qala ya rasula allahi innaha badanahun. faqala " arkabha waylaka ". fi attsaniyahi aw fi attsalitsahi.

Abu Huraira (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ melihat seorang yang mengendalikan unta kurban dan berkata kepadanya: "Naiklah di atasnya." Dia berkata: "Wahai Rasulullah, itu adalah unta kurban." Beliau berkata lagi: "Naiklah di atasnya, celaka bagimu." (Beliau mengucapkan kalimat ini pada jawaban kedua atau ketiga).

Penjelasan