Bab Kebolehan Mengendarai Unta Kurban bagi yang Membutuhkannya
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَأَى رَجُلاً يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ " ارْكَبْهَا " . قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا بَدَنَةٌ . فَقَالَ " ارْكَبْهَا وَيْلَكَ " . فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ .
Abu Huraira (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ melihat seorang yang mengendalikan unta kurban dan berkata kepadanya: "Naiklah di atasnya." Dia berkata: "Wahai Rasulullah, itu adalah unta kurban." Beliau berkata lagi: "Naiklah di atasnya, celaka bagimu." (Beliau mengucapkan kalimat ini pada jawaban kedua atau ketiga).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
