Bab Penjelasan bahwa Jumlah Kerikil adalah Tujuh
Shahih
wahaddatsani salamahu ibnu syabibin, haddatsana alhasanu ibnu ayana, haddatsana maqilun, - wahuwa abnu ubaydi allahi aljazariyyu - an abi azzubayri, an jabirin, qala qala rasulu allahi " alistijmaru tawwun waramu aljimari tawwun waassau bayna asshafa waalmarwahi tawwun waatthawafu tawwun waidza astajmara ahadukum falyastajmir bitawwin ".
Jabir (b. Abdullab) (Allah be pleased with him) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jumlah ganjil dari batu harus digunakan untuk membersihkan (bagian pribadi setelah buang air), dan melempar kerikil di Jamrah juga harus dilakukan dengan jumlah ganjil (tujuh), dan (jumlah) putaran antara al-Safa' dan al-Marwa juga ganjil (tujuh), dan jumlah putaran (di sekitar Ka'bah) juga ganjil (tujuh). Setiap kali salah satu dari kalian perlu menggunakan batu (untuk membersihkan bagian pribadi), hendaklah ia menggunakan jumlah ganjil (tiga, lima, atau tujuh).'