Bab Kebolehan Tawaf di Atas Unta dan Lainnya serta Menyentuh Hajar Aswad dengan Tongkat bagi yang Naik Onta
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، قَالاَ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم طَافَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ عَلَى بَعِيرٍ يَسْتَلِمُ الرُّكْنَ بِمِحْجَنٍ .
Telah menceritakan kepada kami Abu Thahir dan Harmalah bin Yahya, keduanya berkata: "Telah mengabarkan kepada kami Ibn Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yunus, dari Ibn Shihab, dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah, dari Ibn Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ tawaf dalam Haji Wada di atas unta dan menyentuh sudut (Hajar Aswad) dengan tongkat."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
