Bab Waktu-Waktu Haji dan Umrah
وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، - رضى الله عنهما - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " يُهِلُّ أَهْلُ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ وَأَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ وَأَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ " . قَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَبَلَغَنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ " .
Ibn 'Umar (Allah be pleased with them) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Orang-orang Madinah harus memasuki keadaan Ihram di Dhu'l-Hulaifa, dan orang-orang Syam di Juhfa, dan orang-orang Najd di Qarn (al-Manazil), dan Abdullah (selanjutnya) berkata: Telah sampai kepada saya bahwa Rasulullah (ﷺ) juga berkata: Orang-orang Yaman harus memasuki keadaan Ihram di Yalamlam.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
